Monday, November 9, 2009

Mari Bersyukur =)

Beberapa hari ini, saya mengalami masa dimana saya sangat sangat sangat tidak memnikmati hidup saya.

Hari yang saya jalani terasa sangat berat, setiap detik sepertinya selalu ada beban yang bertambah.

Saya bangun dengan membayangkan beban apalagi yang akan menimpa saya.

Saya tidur tidak dengan bersyukur, melainkan dengan mengeluh, betapa beratnya hidup ini.

Sampai akhirnya saya sadari hal yang menjadi penyebab dari hidup yang sangat tidak menyenangkan tersebut.

Penyebabnya datang dari diri saya sendiri, yaitu rasa iri yang begitu besar yang ada di dalam diri saya.

Iri terhadap apa ?

Iri ketika melihat si dia yang selalu mendapatkan apa yang ia inginkan karena uang yang dimiliki sangat banyak.

Iri ketika melihat rekan kerja yang dipuji oleh boss.

Iri ketika saya melihat teman saya yang mendapatkan perhatian begitu besar dari orang-orang di sekitarnya, sedangkan saya tidak.

Iri melihat orang yang pacaran.

Dan iri-iri lainnya, yang mungkin kalau dirinci lebih lanjut akan dapat menyaingin panjang tagihan kartu kredit dari seorang millioner (lagi-lagi saya iri dengan millionaire ).

Sebuah buku yang saya baca saat waktu istirahat di kantor membuatsaya tersadar akan hal ini.

“Tubuh yang sehat di dapat dari pikiran yang sehat”

Bagaimana saya bisa memperoleh hidup yang sehat jika pikiran saya dipenuhi dengan rasa kecemburuan akan berbagai hal ?

Memikirkan mengapa saya tidak seperti si dia, mengapa saya tidak memiliki apa yang dimiliki dan rasa iri lainnya, membuat saya menjadi kurang tidur yang akhirnya berdampak pada kurangnya konsentrasi ketika saya bekerja, saya juga tidak memiliki tenaga yang cukup untuk menjalani pekerjaan saya dan akhirnya raut muka saya menjadi sangat buruk.

Akibat lebih jauhnya lagi, orang-orang di sekitar saya juga menjadi tidak berminat untuk berbicara dengan saya dan memandang saya sebagai orang yangmenyebalkan. Terakhir, saya hanya tinggal mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang di sekitar saya, karena saya yakin mereka juga tidak betah dekat-dekat dengan saya.

Dapat dibayangkan bukan, betapa sebuah rasa iri membuat hancur hidup seseorang.

Pagi ini, saya mencoba memperbaiki hidup saya.

Saya bangun, saya berjalan keluar rumah, saya menatap langit :

“Terimakasih Tuhan, untuk satu hari lagi yang Engkau berikan kepadaku. Terimakasih karena aku masih bersama keluargaku hari ini,. Terimakasih karena Engkau masih memberikan aku fisik yang lengkap.”

Saya kembali ke rumah dan saya temukan teman-teman saya yang baru bangun :

“Terimakasih Tuhan untuk teman-temanku yang Kau berikan untuk menemani hari-hariku. Terima kasih karena kami semua masih dalam keadaan sehat.”

Hasilnya ??

Hari ini saya merasa bahwa hidup yang saya miliki begitu SEMPURNA.

Iri terhadap hidup orang lain ??

Tidak. Saya punya hidup yang begitu indah yang Tuhan berikan kepada saya.

Mari bersyukur untuk segala hal yang kita masih bisa miliki hingga hari ini =)

--------------------------------------------------------

I'm the main actress in this drama called LIFE

 
design by suckmylolly.com