Wednesday, August 5, 2009

Kuingin Kau Tau

A song by Adrian Martadinata - Kuingin Kau Tau


Selama aku pergi
Ku akan mengingatmu
Tak hanya sementara
Selalu dan selalu kurindukan
Senyummu untukku disini

Kuingin kau tau
Meskipun ku jauh
Ku ada di hatimu

Ku ingin kau tau
Meskipun kau jauh
Kau tetap milikku
Selamanya...

Ku bernyanyi untukmu
Tuk yang kurindukan
Tetaplah setia menungguku kan kembali

Ku ingin kau tau
Meskipun ku jauh
Kau ada di hatiku

Kuingin kau tau
Meskipun kau jauh
Kau tetap milikku
Selamanya...


--------------------------------------------------------
I'm the main actress in this drama called LIFE

Ready, Set, Go !

Holiday is over.
Tomorrow, I must leave Bali and here I come Surabaya.
2 days in Surabaya are enough for pack all my stuffs there and bring them all to Batam..

Yeah, Batam is going to be the place where I will spend the rest months of this year.
The internship project brings me there.
I always longing for new adventure and I got it from this project.

Well, I have to admit that I got a little fear inside.
But, for sure, it doesn't kill my spirit to do my best over there.

At the same time, my sister has just gone to Jakarta.
Catching up her college time there.
I know, this is the time where we're really growing up as a big girl.
Even my parent always seems so tough to let their 2 little girls grow in the big city and living alone, but deep down their hearts, they're worried sick about me and my sister.

Dad, Mom,
I promise you, I'm gonna be okay wherever I am.
Nothing has to be worried.
All that we need just your prayer and spirit in any condition of us.

Batamm...
Here I come.
Ctaching my dream of earning money from my major education =)

--------------------------------------------------------
I'm the mainomor actress in this drama called LIFE

Tuesday, August 4, 2009

Ani dan Budi (taken from a true story)

Pernahkah Anda berada dalam kondisi dimana Anda mencintai seseorang yang Anda tahu bahwa Anda tidak akan pernah bersamanya ?
Sampai kapanpun Anda menunggunya.

Sebut saja si Ani dan Budi.
Si Ani, seorang gadis yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja, dengan tingkat kecerdasan yang biasa-biasa juga dan muka yang juga sangat biasa.
Satu hal yang tidak biasa yang Ani miliki, adalah cinta nya yang begitu besar kepada Budi.

Siapa Budi ?
Seorang pria dengan semua hal yang diinginkan pria ada di dalam dirinya.
Harta ?
Otak ?
Hati ?
Kedudukan ?

Dapat dikatakan kehidupan mereka begitu berbeda.

Ani begitu sadar bahwa dia tidak akan pernah bersama Budi.
Mengapa ?
Orangtua Ani merasa bahwa Budi sungguh jauh diatas mereka, sehingga, apakah masih mungkin kisah sinetron dimana si majikan jadian dengan pembantu itu benar-benar terjadi di dunia nyata ?
Ani pun merasa demikian,
Hal yang sangat-sangat mustahil bila si Budi yang sudah disekolahkan ke luar negeri dengan biaya yang tentunya tidak murah tidak diharapkan untuk mendapatkan jodoh yang paling tidak setara dengan mereka.
Bukan rahasia lagi, hal harta kini menjadi alat ukur nomor satu dalam menilai apakah orang tersebut pantas atau tidak untuk dijadikan pasangan hidup.
Memang hingga saat ini, orangtua Budi ataupun Budi belum pernah berbicara ke arah sana.
Mungkin itu lebih karena mereka tidak ingin seperti (lagi-lagi) sinetron :

"Cih, dasar orang miskin. Berani-beraninya kamu mendekati anak saya ? Kamu tidak pantas mendekati anak saya tau !!"

Lalu apa yang dilakukan Budi dan Ani menanggapi hal ini :
mereka tetap menjalani kisah cinta mereka tanpa hubungan yang pasti, karena mereka tahu suatu status hanya menyebabkan hubungan mereka akan semakin sulit untuk dipisahkan nantinya, padahal mereka juga sama-sama tau bahwa mereka tidak mungkin dipersatukan dalam ikatan perkawinan.

How pathetic.

--------------------------------------------------------
I'm the main actress in this drama called LIFE

Sunday, August 2, 2009

Jangan Panggil Aku Cina

Perjalan pagi hari di pasar Sukawati, diawali dengan mampir ke sebuah toko yang menjual kemeja bali bunga-bunga.
Padagang nya begitu ramah, bahkan sangat ramah.
Dia bahkan bersedia membuka satu per satu kemeja yang dijualnya, sehingga saya bisa memilih kemeja dengan motif terbaik.
Tiba-tiba tercetus sebuah pertanyaan itu :
"kamu cina ya ?"
.....

Siang itu, saya sangat antusias datang ke acara teman SMA saya.
Sebuah acara adat yang wajib diakan oleh masyarakat asli Bali.
Baru saja saya melangkahkan kaki saya masuk ke rumah teman saya, tiba-tiba seorang ibu yang menggunakan baju adat Bali bertanya sambil memandang ke arah saya dengan cara pandang yang kurang mengenakkan, seolah saya adalah makhluk asing yang baru turun dari planet antah berantah :
"Cina ya ??"
.....

Mengingat jaman SMA.
Pertama kali saya masuk ke kelas saya yang baru, beberapa orang segera mendatangi kelas saya dan memandang saya dari jendela kelas, seolah-olah saya adalah hewan tontonan di kebun binatang, sambil berbisik-bisik :
"Itu cina ya ?"
.....

Masih di jaman SMA.
Ketika membaca nama lengkap saya :
Luh Sandra Adishesa.
Ada nama khas Bali terselip di awal nama saya, mungkin hal itu yang menyebabkan seorang guru bertanya pada saya dengan memasang wajah yang seolah-olah saya ini orang yang sangat kotor :
"Namanya Bali, tapi koq sipit sih.. Kamu sebenarnya Cina ya ?"
.....

Beberapa cerita diatas merupakan salah satu bentuk diskriminasi yang saya alami sebagai orang yang memiliki wajah oriental (walaupun sebenarnya wajah saya tidak oriental-oriental banget).
Sejujurnya, saya sudah terbiasa dengan pertanyaan tersebut.
Hanya saja, sampai detik ini saya masih sering berpikir :
"Apa sih yang salah dengan Cina ?"

Sebenarnya, saya sendiri tidak 100% cina.
Mungkin dapat dikatakan saya adalah anggota IBC = Indonesia Born Chinesse.
Alias WNI keturunan.
Namun, kalau mau ditelusuri lebih mendalam lagi, darah Cina yang terkandung dalam diri saya sendiri juga mungkin hanya 25%.
Terlahir dari gabungan ayah seorang Bali asli dan ibu Cina-Jawa, menyebabkan wajah saya menjadi tidak seoriental kamu IBC lainnya (mungkin).
Anugerah kulit putih dan mata sipit yang Tuhan beri, menyebabkan saya menjadi terlihat seperti orang yang sangat IBC (IBC banget deh =p)

Kadang saya berpikir,
"itu kan ada orang campuran Indonesia - Inggris, koq gak pernah sih dia ditanya "Inggris ya ?""
Ada juga teman saya, seorang campuran Indonesia - Jepang, lagi-lagi dia tidak pernah diperlakukan berbeda dan mendapatkan pandangan aneh dari orang-orang di sekitarnya, apalagi menerima pertanyaan :
"Jepang ya ??"

Masalahnya, bukan pertanyaan itu yang menganggu saya, tapi perbedaan perilaku yang diberlakukan kepada orang-orang seperti saya.
Dapat dilihat pada salah satu cerita diatas, seorang guru SMA pun memandang aneh kepada saya sambil mempermasalahkan muka saya yang oriental.
Dan sayangnya, bukan hanya mempermasalahkan muka saya saja, saya juga mendapatkan perilaku yang berbeda darinya dalam proses belajar di sekolah.
Jangn harap dia akan bersikap baik pada saya, dia tidak menjawab pertanyaan saya dengan ketus saja, sudah membuat saya cukup bersyukur.
Sudah untung juga, dia tidak memotong nilai saya banyak-banyak tanpa alasan yang tidak jelas, sperti yang dia lakukan selama ini.

Masih sewaktu SMA, saya berpikir, kenapa ya teman saya yang tidak pernah masuk kelas, bisa mendapatkan nilai Fisika lebih tinggi daripada saya yang mampu menjawab soal-soal di buku pelajaran dan selalu emndaptkan nilai ujian fisika diatas 80.
Saya tidak mengajukan pertanyaan tersebut kepada siapapun, namun saya menemukan jawabannya sendiri :
"Oia, ya, saya kan CINA. Teman saya kan INDONESIA."

Saya tidak heran kenapa masalah RAS sangat mudah menjadi penyebab peperangan di Indonesia.
Saya juga tidak heran kalau beberpaa tahun ke depan, bahkan mungkin berpuluh-puluh tahun ke depan, diskriminasi akan tetep ada di Indonesia.
Kenapa tidak ?
Seorang guru yang seharusnya menjadi panutan saja, juga melakukan hal diskriminasi tersebut.

Yang bisa saya harapkan hanya satu :
Semoga suatu saat nanti, saya bisa dengan bangga mengatakan "saya orang Indonesia", tanap dipandang sebagai seorang yang sok nasionalis atau lebih parahnya, dipandang sebagai seorang yang mengada-ada, dan malah membuat orang berpikir :
"Cina koq ngaku Indonesia"



--------------------------------------------------------
I'm the main actress in this drama called LIFE

 
design by suckmylolly.com