
I'm the main actress in this drama called LIFE
Just a simple thought from a simple girl's mind !

Posted by Sandra Adishesa at 8:18 AM
Posted by Sandra Adishesa at 6:26 AM
Labels: Experience
Posted by Sandra Adishesa at 8:04 AM
Labels: Experience
Posted by Sandra Adishesa at 5:09 AM
Labels: Relationship
Posted by Sandra Adishesa at 3:36 PM
Finally, it’s December 29th 2009, the day when I must leave Batam and go back to continue my college.
Bangun agak telat karena packing kemalaman, even sampe pagi.
Saya, Selvy dan Lukas menghabiskan waktu terakhir kita di Megamall..
Having dinner @ Gadeno Steak. Staring at Night View on Batam.. For sure, we’re going to miss this town..
Setelah packing dan semuanya, menikmati mandi terakhir di kamar mandi kost, tempat aku dan teman-teman bersama-sama selama 5 bulan. Waktu yg cukup untuk saling mengenal lebih dekat satu sama lain.
Waktunya pamitan ke orang-orang kost....
Bu Yayuk..
Pak Karyadi..
Bu Linda..
Mbak Atik..
I love them all. They kinda nice person.
Terakhir kali ke SEMB, untuk pamitan sekalian jemput Bang Kun – yang akan nganter kita-kita ke airport..
Masuk ke dalam SEMB, kali ini bukan sebagai internship student, tapi sebagai visitor..=)
Datang ke arah meja para buyer....
Mas Didik
Ce Desi
Mbak Nina
Mbak Mega
They all scream on my visiting time ^^
Gosh, I haven’t leave Batam but this moment is seems like I haven’t meet them around some months or years..
Hari ini, gak ada si Sandra yg datangnya ngepress, gak ada si Sandra yg running On Hand, gak ada Sandra yg tukang chatting dan ngabarin kalo PR to PO udah selesai.
Gak ada Sandra si suara cempreng dan manja banget (menurut mereka =p)
Kali ini Sandra datang untuk pamitan sama semuanya..
Sandra datang untuk mohon doa restu buat kuliahnya.
Sandra datang dan siap pergi untuk meneruskan kuliah demi cita-citanya..
Makasih semuanya..
Makasih untuk semua perhatian, semua kebaikan, semua persahabatan, semua rasa sayang yang kalian udah kasi..
Satu kalimat terakhir dari aku : Terima kasih Tuhan, karena sudah pernah mengirimku ke tempat ini =))
Love you all !!
Posted by Sandra Adishesa at 3:30 PM
The time goes by until today is my farewell party day.
By December 29th, I will leave Batam in terms of my contract has just finished.
Still remember the time when I wrote a post before my departure to here, I was very afraid and sound like very hard to leave Surabaya for Batam.
But now, for sure, I do really afraid for leaving this town and need to go back to Surabaya and finished my study over there.
Start from the first day I stepped my foot here, I think everybody were too busy with their own job and they will never care about me. But, see what I got now ? They do really care about me. Even some of my friends always count down to the day when I must leave them here. That’s a sweet thing, I thought.
Sometimes I feel like my friends at office are spending more care for me than my friends who departed with me from Surabaya ~ they also did the internship program.
I see the people, I see the chairs, I see the table around me here. I’m sure that I’m going to miss them so much. I miss the time I came in the morning, with sleepy eyes, and start turn on the computer and entering some password. Then go to the system, downloading and cooking some data to be shared.
Lot of papers to finish by that day to be sent to supplier.
The supplier called me and brings some problems around.
My work pals started made annoyed.
I do really miss both good things and bad things !!
Hopefully I can pass may leaving day without any tears running down on my face.
Since I believe that everybody who loves me here doesn’t want to see for any tears.
And I also do believe that Goodbye is a long see you later..
(to be continued to my post on my leaving day)
Posted by Sandra Adishesa at 12:34 AM
Labels: Experience
Are you afraid of death ?
You don’t have to answer it, but try to think about it.
I start to thinking about it once 2012 movie is coming to our town. Almost 1 week since its premiere, the spectator is still bursting. Even you should come to the queue before the cinema is open.
It happens to me, starting from 10AM and finished at 11.45PM and just getting the ticket for 4th performance on that day, sitting on the F row (not quite okay). On the joke, I said to my friend “Do people really afraid to the doomsday, until a movie about it could be booming like this ?”
Back to the time before I go to the cinema, I was attended Sunday service and listened to Father’s sermon about the doomsday :
“ Why should we afraid to 2012 (in term of doomsday prediction) since we faced our own doomsday called DEATH?”
I admit that I was belong to the person who also afraid when issue about the doomsday will be on December 20th 20120. But, once I heard to that sermon, I realized that from now, I shof ould be more afraid to my own death !!
I think I don’t need asking for why I should be afraid.
Only because I realized that I have done many bad things and I was afraid to be judged for all my deeds. And it’s also prevail to my words blow out from my mouth and thought on my head.
Along watching 2012 movie, I keep thinking, if I don’t start to change all my bad habits right now, I will never be free from this anxiety. I never know when my own doomsday will be come, it could be next month, tomorrow or even today...
I should get prepared.
Posted by Sandra Adishesa at 9:47 PM
Labels: Experience
Beberapa hari ini, saya mengalami masa dimana saya sangat sangat sangat tidak memnikmati hidup saya.
Hari yang saya jalani terasa sangat berat, setiap detik sepertinya selalu ada beban yang bertambah.
Saya bangun dengan membayangkan beban apalagi yang akan menimpa saya.
Saya tidur tidak dengan bersyukur, melainkan dengan mengeluh, betapa beratnya hidup ini.
Sampai akhirnya saya sadari hal yang menjadi penyebab dari hidup yang sangat tidak menyenangkan tersebut.
Penyebabnya datang dari diri saya sendiri, yaitu rasa iri yang begitu besar yang ada di dalam diri saya.
Iri terhadap apa ?
Iri ketika melihat si dia yang selalu mendapatkan apa yang ia inginkan karena uang yang dimiliki sangat banyak.
Iri ketika melihat rekan kerja yang dipuji oleh boss.
Iri ketika saya melihat teman saya yang mendapatkan perhatian begitu besar dari orang-orang di sekitarnya, sedangkan saya tidak.
Iri melihat orang yang pacaran.
Dan iri-iri lainnya, yang mungkin kalau dirinci lebih lanjut akan dapat menyaingin panjang tagihan kartu kredit dari seorang millioner (lagi-lagi saya iri dengan millionaire ).
Sebuah buku yang saya baca saat waktu istirahat di kantor membuatsaya tersadar akan hal ini.
“Tubuh yang sehat di dapat dari pikiran yang sehat”
Bagaimana saya bisa memperoleh hidup yang sehat jika pikiran saya dipenuhi dengan rasa kecemburuan akan berbagai hal ?
Memikirkan mengapa saya tidak seperti si dia, mengapa saya tidak memiliki apa yang dimiliki dan rasa iri lainnya, membuat saya menjadi kurang tidur yang akhirnya berdampak pada kurangnya konsentrasi ketika saya bekerja, saya juga tidak memiliki tenaga yang cukup untuk menjalani pekerjaan saya dan akhirnya raut muka saya menjadi sangat buruk.
Akibat lebih jauhnya lagi, orang-orang di sekitar saya juga menjadi tidak berminat untuk berbicara dengan saya dan memandang saya sebagai orang yangmenyebalkan. Terakhir, saya hanya tinggal mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang di sekitar saya, karena saya yakin mereka juga tidak betah dekat-dekat dengan saya.
Dapat dibayangkan bukan, betapa sebuah rasa iri membuat hancur hidup seseorang.
Pagi ini, saya mencoba memperbaiki hidup saya.
Saya bangun, saya berjalan keluar rumah, saya menatap langit :
“Terimakasih Tuhan, untuk satu hari lagi yang Engkau berikan kepadaku. Terimakasih karena aku masih bersama keluargaku hari ini,. Terimakasih karena Engkau masih memberikan aku fisik yang lengkap.”
Saya kembali ke rumah dan saya temukan teman-teman saya yang baru bangun :
“Terimakasih Tuhan untuk teman-temanku yang Kau berikan untuk menemani hari-hariku. Terima kasih karena kami semua masih dalam keadaan sehat.”
Hasilnya ??
Hari ini saya merasa bahwa hidup yang saya miliki begitu SEMPURNA.
Iri terhadap hidup orang lain ??
Tidak. Saya punya hidup yang begitu indah yang Tuhan berikan kepada saya.
Mari bersyukur untuk segala hal yang kita masih bisa miliki hingga hari ini =)
--------------------------------------------------------
Posted by Sandra Adishesa at 5:03 AM
Posted by Sandra Adishesa at 7:24 AM
Labels: Experience
Pernahkah Anda merasa telah melakukan hal yang benar namun orang lain justru memandang bahwa Anda adalah orang yang aneh ?
Seorang teman yang saya miliki.
Tidak seperti teman lainnya, dia sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Di tengah-tengah mahasiswa lain yang sangat hobi memalsukan data, dia tetap bersikukuh untuk mencari data sesuai dengan perintah sang dosen (walau terkadang memang terdengar mustahil untuk mencari data sebanyak yang dibutuhkan dalam waktu yang seingkat-singkatnya).
Berbohong adalah dosa, kita semua tau itu.
Tapi siapa yang benar-benar menjalankannya ?
Mungkin hanya teman saya ini.
Bagi dia, mungkin tidak pernah ada white lies. Seputih-putihnya kebohongan itu, tetap saja judulnya BOHONG.
Apa respon orang di sekitarnya ? Apakah mereka kagum padanya ?
Tidak.
Orang-orang memandang dia aneh (termasuk saya)
Sok suci.
Orang yang tidak bisa beradaptasi.
Gak gaul.
Akhirnya hanya sedikit orang yang mau berteman dengannya.
Hal ini membuat saya berpikir.
Betapa payahnya saya ini.
Setiap minggu ke Gereja, setiap hari berdoa, setiap hari baca Alkitab, tapi untuk menjalankan kebaikan, menjalankan ajaran agama saja saya sangat malu.
Saya merasa takut ketika saya benar-benar menjalankan apa yang dikatakan baik dalam agama, saya menjadi tidak punya teman seperti saya.
Sungguh rendahnya ternyata pendalaman agama saya. Sejenak saya berpikir, sudah saatnya saya mulai memperdalam iman saya, bukan dengan membaca kitab suci, bukan dengan pergi ke tempat ibadah setiap saat.
Tapi lebih ke arah menjalankan apa yang telah diajarkan agama itu sendiri.
Posted by Sandra Adishesa at 6:50 AM
Posted by Sandra Adishesa at 6:38 PM
Posted by Sandra Adishesa at 6:27 AM
Labels: Experience, Lika Liku
Posted by Sandra Adishesa at 7:42 AM
Labels: Experience, Lika Liku, Opinion
Posted by Sandra Adishesa at 10:37 PM
Labels: Experience
Posted by Sandra Adishesa at 4:58 AM
Labels: Experience
Posted by Sandra Adishesa at 4:51 AM
Labels: Experience
Posted by Sandra Adishesa at 2:42 AM
"Apa sih gunanya bikin blog ? Koq kayaknya gw gak ngeliat fungsinya ya ? Mungkin cuma buat orang-orang yang pengen diperhatiin sama orang banyak kali yaa.."
"Sudah saatnya seluruh kaum muda Indonesia memiliki blog untuk dapat mengekspresikan opini mereka. Belajar untuk bersikap kritis terhadap segala sesuatu yang terjadi di lingkungannya dan belajar untuk berani menunjukkan jati diri sendiri dengan menggunakan blog"
Posted by Sandra Adishesa at 12:17 AM




Posted by Sandra Adishesa at 7:12 AM