Baru-baru ini saya mengalami kejadian yang kurang enak.
ya seperti orang bilang, kalau sudah berbicara mengenai rasa, pastinya sangat subjektif.
Tidak enak buat saya belum tentu tidak enak bagi orang lain.
Kali ini pun begitu, saya rasa cuma saya yang merasa tidak enak.
Apa Pasalnya ?
Hanya karena saya merasa saya bertemu dengan orang yang pemikirannya tidak sama dengan saya.
Kok bisa ?
Ya jelas bisa, kan semua orang berbeda-beda pemikirannya.
Tapi kenapa saya mempermasalahkannya ?
Tanpa bermaksud membela diri, saya hanya ingin mengatakan, bukan saya saja yang sering seperti ini, beberapa orang juga sering melakukannya.
Merasa bahwa dirinya yang paling benar, paling suci, paling hebat, sehingga segala sesuatu yang dilakukan orang lain selalu salah.
Entah kebetulan atau tidak, pada saat saya sibuk dengan penilaian yang saya lakukan dengan orang tersebut, saya menemukan sebuah artikel berisi kilasan profil Mother Teresa.
Disana terdapat kata-katanya yang seketika membuat saya seperti dilempari batu (baca :merasa jadi orang paling berdosa) :
"When you start judging people, you just lost your chance to love them"
....
Saya pulang sambil memikirkan kata-kata tersebut.
Benar juga ya, sampai kapan saya selalu menganggap diri saya yang paling suci sampai-sampai saya berpikir bahwa orang itu kotor.
Apa yang saya lakukan kan tidak lebih dari sebuah kegiatan "judging".
Jadi, saya sudah kehilangan kesempatan untuk menyayangi orang tersebut donk ?
Kemudian saya mencoba berpikir lebih jauh lagi,
kehilangan kesempatan untuk menyayangi seseorang berarti sama saja saya sudah kehilangan kesempatan untuk disayangi orang tersebut.
Mana mungkin orang tersebut mau terus-terusan menyayangi saya kalau saya saja tidak menyayangi dia (bahkan melakukan judgement ke dia).
Akhirnya artikel singkat tersebut berhasil membuat hati batu saya melunak sedikit.
Saya mulai memikirkan apakah lebih baik saya tetap berteman sama orang itu ?
terlepas dari jadi teman baik, teman dekat, teman jauh atau teman dengan jarak sedang-sedang saja, yang penting tetap berteman kan.
Toh, di dunia ini, saya dan dia sama-sama cuma "numpang".
Saya bukan boss dunia, dia juga bukan bawahan, sampai-sampai saya boleh melakukan penilaian terhadap dia.
Ya sesama penumpang di dunia, mbok ya berteman....
-------------------------------------------------------------------------------------
I'm the main actress in this drama called LIFE
Wednesday, October 15, 2008
Judging
Posted by Sandra Adishesa at 10:25 AM
Labels: Relationship